Sudah menjadi hal yang wajar jika manusia punya banyak keinginan2 yang ingin dicapai. Apakah itu dibidang akademik, dibidang organisasi, dan didalam hidup sekalipun. Sering kali kita lupa bahwa segala sesuatu itu sudah ditentukan oleh ALLAH SWT, sehingga kita sering merasa putus asa karna ketidak tercapaian keinginan2 tersebut.

Kita harus kembali mengkaji bahwa semua jalan hidup yang kita tempuh sudah diatur oleh ALLAH SWT sejak kita masih didalam kandungan ibu kita. Pada saat umur kita masih 4 bulan didalam kandungan ibu kita, kita sudah "teken kontrak" dengan ALLAH SWT atas semua hal yang akan kita lakoni di atas muka bumi.

Ada beberapa hal yang emang tidak mungkin bisa kita ubah.............

Pertama, lamanya kita hidup di dunia. Banyak fenomena yang kita liat selama ini maut seakan tidak mengenal usia. Ada yang masih bayi dah meninggal, ada yang sudah tua renta tapi masih bisa bernafas dengan lancar. Ini semua merupakan bukti bahwa lamanya kita hidup tu ga bisa kita tebak dan kita tidak akan pernah tau kapan maut akan menjemput kita. Jadi pergunakan waktu semaksimal mungkin karna hal yang paling dekat adalah maut.....Walaupun sebenarnya kita telah tau ketika kita "make a deal" dengan ALLAH SWT...Itulah kuasa ALLAH SWT.........


Kedua, rezeki yang akan kita dapat. Banyak kita liat banyak orang yang dengan sangat giat bekerja tapi keadaan ekonominya masih tetap begitu2 saja, ada yang emang dah keturunan orang kaya jadi walaupun tidak kerja tetap kaya, ada yang dulunya miskin tapi setelah dia kerja keras dia bisa kaya, ada juga dulunya kaya kemudian jatuh miskin terlunta2 dan masih banyak fenomena2 lain yang terjadi di dunia ini. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang stress memikirkan masalah ekonominya yang ujung2nya putus asa bahkan ada yang ingin bunuh diri. Sebenarnya, setiap manusia yang lahir kedunia ini sudah ditentukan rezekinya masing2 pada saat "teken kontrak" dengan ALLAH SWT. Jadi kita ga usah ragu,,dengan rezeki yang akan kita dapatkan...Tapi ini bukan berarti kita pasrah menerima nasib...ada sebuah kisah pada zaman Rasulullah. Ada seorang sahabat yang mau sholat dimesjid, dia pergi dengan mengendarai unta. Ketika sampai di mesjid, dia tidak mengikat untanya tersebut. Hal tersebut dilihat oleh Rasulullah, kemudian rasulullah menegurnya. "Mengapa kamu tidak mengikat untamu itu????". Kemudian dia menjawab, "Kan sudah ditetapkan oleh ALLAH SWT bagaimana keadaan unta ini nanti, apa nanti dia akan dicuri/lari atau unta ini masih disini itu sudah diatur ALLAH SWT. Jadi saya tidak khawatir..". Mendengar penjelasan dari sahabat, Rasulullah menjelaskan, "bukan begitu maksudnya,,,coba kamu pikir jika kamu tidak ikat unta ini,,,apakh dia akan lari???". Kemudian sahabat menjawab, "ya wahai RAsulullah..". "Nah jadi kita harus mengikatnya,,walaupun nanti dia kabur itu sudah ketentuan ALLAH SWT, yang penting kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaganya". Mendengar penjelasan rasulullah, sahabat tersebut langsung mengikat untanya tersebut....Jadi intinya bukan berarti kita pasrah 100%...Kita harus berikhtiar dengan sekuat tenaga,,masalah hasil,, kita serahkan kepada ALLAH SWT.

Ketiga, langkah kita. Banyak kita liat fenomena di dunia ini, banyak orang yang seakan selalu beruntung dan ada juga yang seakan tidak putus2 dirundung masalah. Hal ini juga sudah ditetapkan oleh ALLAH SWT yang telah kita setujui pada saat "teken kontrak". Ungkapan "setiap kejadian pasti ada hikmahnya" itu benar adanya. Banyak kejadian2 yang tidak bisa kita terima dan menurut kita hal tersebut tidak adil atau tidak baik bagi kita, belum tentu di mata ALLAH SWT itu buruk. Bahkan hal tersebut malah akan mebuat kita lebih maju kedepannya. Tidak semua yang menurut kita baik itu baik pula di mata ALLAH SWT dan sebaliknya. ALLAH SWT maha tau, jadi kita tidak boleh ragu atas jalan hidu yang kita lakoni ini. Tapi kembali lagi seperti penjelasan sebelumnya, kita harus berikhtiar sekuat tenaga untuk menghindar dari berbagai masalah2 atau untuk mendapatkan sesuatu,,,,urusan kena atau tidaknya masalah tersebut ke kita, kita kembalikan kepada ALLAH SWT..

Keempat , jodoh...Hal ini menjadi hal yang paling asik untuk diperbincangkan. Banyak orang beranggapan bahwa jodoh tu bisa kita setel sendiri. Maksudnya, kita bisa memilih sendiri pasangan yang menurut kita cocok dengan kepribadian kita. Tapi kita seakan lupa kalau jodoh tu telah ada buat kita walaupun kita masih dalam kandungan ibu kita. Banyak orang yang menyalah artikan pengertian mencari jodoh. Ada yang gonta-ganti pacar hanya karna alasan belum pas ma kepribadian dan ada juga yang ga mau mencari karna emang sudah ditentukan. Sebetulnya kita harus mencari tapi tidak dengan pacaran yang sampe gonta ganti pacar segala..Karna menuert saya, orang yang pacaran tu ingin menampakkan kebaikannya saja pada pasangannya jadi kejelekannya disembunyikan sehingga tidak diketahui oleh pasangannya...Hal ini lah yang akan menghancurkan sebuah pernikahan karna pada saat berkeluarga, semua kejelekan pasangan kita terungkap...Kita harus mencari dan hati2 dalam hal yang satu ini..kita harus benar2 mengenal orang yang kita suka. Jangan karna cantik , langsung ditembak.....Ada 4 kriteria yang diajarkan Rasulullah kepada kita dalam hal mencari jodoh..1. Cantik..kita harus mencari pasangan yang bisa membuat kita tentram ketika kita melihatnya..2. Kaya...kita harus mencari yang kaya agar ekonomi kita terjaga...3. Keturunan baik2...kita harus melihat keturunannya karna ini yang akan mempengaruhi hidupnya..4. Agamanya.....apa dia mengerti ilmu agama dan pemakaiannya dalam kehidupan sehari2...Nah hal ini yang dianjurkan RAsulullah dalm mencari jodoh. Namun saya sendiri sadar, tidak ada manusia yang sempurna seperti di atas.Pasti ada kekurangannya. Tapi kita harus paham juga, jika kita mencari hanya karna kecantikan/kegantengannya saja,,maka itu akan hilang seiring dengan bergulirnya waktu..Jika kita mencari hanya karna harta saja, harta itu bisa hilang...Jika kita mencari karna keturunan saja,,bisa saja sifatnya berbeda dengan keturunannya diatas karene pengaruh lingkungan..Jadi carilah yang memiliki keimanan yang kuat,,karna ini yang akan memahami kita. dia tidak akan mengecewakan kita karna dia tau kewajibannya sebagai seorang istri/suami,,dia bisa mendidik anak2 kita dengan ilmu yang dia punya... Kita harus mengutamakan poin agama dalam pencarian jodoh kemudian baru poin2 lainnya....alangkah lebih baik jika kita bisa mendapatkan semua poin tersebut (walaupu hampir tak mungkin)...............Nah, disini...kembali seperti penjelasan diatas..kita hanya bisa memilih yang menurut kita baik untuk kita...tapi yang menentukan semua adalah ALLAH SWT..


KARNA KITA HANYA BISA BERENCANA............................

0 komentar:

Posting Komentar